10 Agu 2012

TongFang Moment

Fenomena TongFang sedikit menggila belakangan. Kabar keakuratan pengobatannya menjalar dari iklan tv ke berbagai media alternatif, Facebook, Twitter, sampai makian ringan, secara tak sadar seperti menjadi bagian keseharian yang populer.

Iklannya memang sadis, timelinenya panjang melebihi promosi tv biasa, tentu saja jika diperkirakan dalam biaya termasuk habis-habisan, entah seperti apa pemasukannya bukan urusan kita. Tapi efeknya ngeri benar, sangat metal, mungkin bisa di sama ratakan dengan fenomena Jokowi Ahok, Barbie, RedBull, Starbuck.

Kepopulerannya bagi sebagian orang yang dianggap sebai hiburan semata ini mungkin saja bisa menjadi berkah tersendiri, bila dapat terarah. Jika sobat pernah baca Brand Hi Jack yang bukunya seperti ini

Maka fenomena seperti ini bisa dikatakan sebagai penyerahan merek (branding) pada pasar. "Jangan pernah sekali-sekali memegang kendali merek yang sedang dikembangkan pasar" salah satu doktrin ganas yang saya ingat dalam bacaan.

Nyatanya, ahli marketer pun sempat gila dan frustasi mendefinisikan beberapa langkah pengenalan merek dengan cara ini, akhirnya mengakui hal seperti ini takkan mudah terjadi, "perlu momentum dan timing" katanya. Soni dan perusahaan lain juga pernah melakukannya tapi tak ada yang berbekas sampai sekarang (akhirnya balik ke strategi umum saja).

Jika marketer Tong Fang roker, tentu saja mereka akan menstimulasi keadaan dari balik layar. Lihat saja, bertahan sampai berapa lama.

 Kapan2 kita cerita brand gaya wajik. Cadas.
sampel

0 komentar:

Posting Komentar

Katakan apa yang ingin kamu katakan